Ketika ku sadari mataku mulai mengembun, ku alihkan pandanganku.
Embun itu pun akan segera menetes, bila ia harus tetap di sana.
Ia tak akan ada di sana, ketika ku menghapusnya dan mengalihkan pikiranku.
Mungkin tak kan semudah ketika kau mendapatkan kebahagiaan...
Saat kita mendapatkan, kita akan bersusah payah untuk mempertahankannya.
Ketika kita mempertahankannya dan mulai berjanji tak kan melepaskannya, akan seribu kali lebih menyakitkan ketika begitu banyak hal yang harus kita hadapi untuk mempertahankannya.
Cinta..
Itukah yang disebut-sebut manusia?
Cinta membawamu pada berjuta-juta alunan musik, berlembar-lembar puisi, dan beribu-ribu cerita tentang cinta..
Namun, apakah kau dapat selalu merasakan kebahagiaan darinya?
Apakah seperti itu juga cinta membawamu pada jiwa yang tentram?
Sayangnya, tidak semua cinta adalah benar.
Tidak semua cinta membuatmu bahagia.
Namun ada cinta yang membuatmu bertahan hingga akhirnya, menguras air mata, tapi kamu tak lantas melepaskan genggaman tanganmu....