Kata orang, suatu waktu kita dipertemukan oleh orang yang salah
agar ketika kita bertemu dengan orang yang benar kita tidak melakukan kesalahan
Tapi bagaimana jika kita merasa benar dengan orang yang salah itu?
Suatu waktu aku bertemu dengan orang yang ‘salah’.
Tapi aku tak pernah menyadarinya.
Karena apa?
Karena aku tak tahu jika ia orang itu salah hingga aku benar-benar
tak melihatnya.
Hal yang menyakitkan ketika aku tak mampu melihatnya lagi
Namun ia nampak seperti keajaiban kecil di tengah gersang
Dia yang mengajarkan aku untuk berani menggantungkan harapan
Dia yang mampu mengajarkan aku untuk membuat orang lain tertawa
Dia yang mampu melengkapiku
Dia yang terkadang membuat aku sadar dalam diamku
Aku dan dia, berbeda
Jauh berbeda
Kehidupan, sifat, pemikiran, bahkan perasaan
Tapi biarkan malaikat tanpa sayap itu terbang
Aku membiarkannya berlari menjauh dariku
Biarkan ia mencari sayapnya yang patah
Atau mungkin yang pernah aku patahkan
Aku membiarkan dia berlari
Mencari kepingan-kepingan bulunya yang tercecer
Melihatnya dari jarak yang jauh, di sini
Takutku menyentuhmu kembali
Karna aku tahu,
Aku begitu rapuh
Dan
Begitu juga kau nampaknya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar