Me and You Are

Me and You Are
My Life

Rabu, 07 Desember 2011

Sepatah tentang Hidupku


Do You Want to Know About My Life?

Sedikit kebaikan dapat membuatku melakukan banyak hal
Aku begitu mudah bosan dan aku tak tahu apa yang harus aku lakukan
Mereka seringkali memarahiku karena aku pelupa
Bahkan ketika aku tidur, aku tak bisa terganggu hanya karena suara-suara mereka

Aku tak mudah marah, hanya saja moody
Ketika aku bersama dengan orang yang humoris, aku akan menjadi sama seperti mereka
Tapi ketika aku merasa sedang tidak baik-baik saja, aku tak akan tertawa selucu apapun mereka
Dan sedikit sensitive pada orang yang pernah “bermasalah” denganku

Aku begitu perfectionist
Yang pernah diajarkannya padaku adalah: melakukan segala sesuatu dengan sempurna
Ketika aku melakukan sesuatu yang salah aku akan dimarahi
Dia bukan  orang tua ku, tapi kakak perempuanku



Menurutku, yang mempengaruhi perilaku seseorang itu bukan hanya didikan orang tuanya
Namun didikan dari saudara juga sangat mempengaruhi
Dia yang mengajariku rasa gengsi, melakukan semua tanpa salah, dan rasa takut melakukan kesalahan
Mungkin aku merasa sedikit “tertekan” tapi setelah aku besar, aku tahu mana yang baik

Motivasi sekecil apapun sangat berpengaruh terhadap hidupku
Ketika aku merasa “malas” akan suatu hal, bahkan tak mau memperhatikannya
Aku bisa dalam sekejap menjadi menekuninya karena ada hasil yang membuatku bangga
Maka aku akan melakukan yang terbaik yang aku bisa

Sejak aku sekolah, aku selalu tertekan akan pergaulan teman-temanku
Aku melihat mereka mempunyai segalanya
Mereka bisa melakukan apapun dan mendapatkan apapun yang mereka inginkan
Dan aku hanya bisa memandang mereka, berkhayal kapan aku bisa seperti mereka

Aku tak didik untuk mendapatkan “langsung” apa yang aku mau
Ketika mereka mendapatkan sekarang, aku akan mendapatkannya besok bahkan tahun berikutnya
Semua itu mendidikku untuk bersabar
Namun sebenrarnya aku orang yang ambisius

Untungnya, bukan ambisius yang menyebabkan agresif
Tapi ambisius yang menimbulkan motivasi
Dan ini hanya berlaku untuk hal-hal membanggakan lainnya
Seperti sekolah, pelajaran, kerja di organisasi

kusuma - ocha - puspa mereka kembar! 

Semenjak aku lepas dari SMA awal, aku merasa berubah
Ada sesuatu yang hilang dan datang yang baru dalam diriku
Semula aku begitu diam dan sangat “manis”
Maksudku, sangat lemah lembut bahkan dalam berkata-kata



Setelah aku punya pacar dan bergaul dengan banyak orang
Mulai aku merasa perubahan yang sangat berbeda dengan aku yang dulu
Aku begitu blak-blakan dan belajar bercanda dengan “cerdas”
Dan aku merasa sangat bersyukur bisa mengenal mereka

Bagiku, setiap orang yang pernah hadir di hidupku begitu mempunyai arti
Mereka selalu mengajarkan suatu hal yang berharga
Mereka memperlihatkan aku hal-hal yang tak pernah ku lihat
Mereka menunjukkan bagaimana caranya bersyukur atas apa yang aku miliki

Soal cinta,
Semenjak mendapatkan “seseorang yang tak terduga” di masa lalu
Dan kami memutuskan untuk berhenti saling mencintai
Semenjak itulah aku tak pernah mendapatkan orang yang “lengkap” untukku

Begitu sulit menemukan “orang itu” di hari-hariku saat ini
Mereka datang dan pergi, namun tak ada yang sanggup melengkapi hatiku
Namun aku berani menetapkan standart yang tinggi untuk memilih siapa yang jadi pasanganku
Aku tidak takut sendiri, karena aku ingin mendapatkan yang terbaik

Kadang, aku sangat amat gelisah bahkan mulai di ujung putus asa
Mengenai hal ini, cinta maksudku, aku sangat pemilih
Kesalahan pada pacar pertamaku takkan pernah ingin aku dapat lagi
Aku ingin mendapatkan yang lebih dari dia

Aku membacanya,
Pasangan yang baik itu serupa dengan Kristus,
Membawa pengaruh yang baik bagi kehidupan kita,
Dan menjaga kita sampai akhirnya kelak akan menjadi miliknya

Soal persahabatan,
Setiap masa sekolahku aku mendapatkan mereka para teman terdekat
Khusus pada waktu SMA aku cenderung “tak mendapat kelompok”
Bagiku mereka begitu berbeda dan aku tak mampu setara dengan mereka

Di masa kuliah ini,
Semester pertamaku di Universitas Negeri Malang jurusan Bimbingan Konseling,
Aku bertemu mereka, 5 orang sahabat yang mengisi hariku dengan tawa
Sejauh ini, aku pernah melihat mereka tertawa dan menangis saja

Onya - Aming - Ola - Ocha - Andra : kami BANANA!
Entah apa yang akan terjadi di masa mendatang ketika kami naik tingkat
Apakah masih seperti saat ini, ataukah memudar?
Semua berharap yang terbaik pasti
Dan aku berharap mereka juga bukan teman di kala senang, tapi juga di kala sedih

Hampir berakhir semester awal ini
Baru saja aku bisa menyesuaikan diri dengan para dosen dan mata kuliah yang unik
Lengkap dengan sistem dan metode belajar yang berbeda
Tapi akan segera berakhir, dan kabar baiknya, aku benar-benar jatuh cinta pada kuliahku

Akhirnya, aku sangat bersyukur atas semuanya yang pernah terjadi di hidupku
Kurang dan lebihnya semua membentukku
Aku mau aku berbeda dengan sekitarku
Bukan karena aku “nyeleneh” tapi karena aku terbaik :)

Tidak ada komentar: